Akhir dari beberapa hal

Pos ini ditulis pada tanggal 31 Maret 2016. Hari yang merupakan hari terakhir bulan Maret 2016. Yang juga berarti tanggal tua. Barangkali ada yang gajian besoknya. hehe…

Bulan ini saya belum menulis satu pos pun di blog ini. Nah, mumpung masih tersisa beberapa jam, saya poskan lah catatan ini.

Selain itu, hari ini adalah hari terakhir pelaporan SPT tahunan pribadi. Walaupun pelaporan secara online diundur sampai 30 April, karena sistem PPDB pusat mengalami “keberatan” (entah istilahnya apa). Lha wong WP seluruh Indonesia, mengakses e-Filling berbarengan. Servernya “jebol” dong… Ini patut dipertanyakan, sebenarnya servernya kayak gimana sih? (Maaf, no offense, saya sama sekali tidak bermaksud meremehkan)

Pelaporan SPT tahun ini sangat spesial, karena tahun lalu telah dicanangkan sebagai tahun pembinaan pajak, dan tahun ini mulai penegakan pajak. Ah, saya sendiri gak pusing-pusing. Lha wong nihil.

Selain soal SPT tahunan, ada lagi berita hot. Ubuntu akan menjadi bagian terintegrasi Windows 10![1] Wow, kok bisa? Dari sebuah skrinsot, saya melihat integrasi command line interface a la Linux di Windows yang dimaksud. Memang katanya sih, ini untuk “developer”. Wah, yang dual boot Ubuntu cuma untuk nyicip command line, bakal betah sama windows nih.

Kebetulan, Ubuntu saya mengalami bad sector, gak bisa booting. Awalnya masih ada ISO GrombyangOS yang saya buat bootable dengan grml. Tapi akhirnya benar-benar parah kerusakannya. Untungnya belum lama, saya beli hardisk second, karena hardisk pertama itu sudah full. Di hardisk second ini saya install Fedora 22 KDE yang 32 bit. Lumayan, sudah pakai KDE Plasma 5. Sebenarnya saya menunggu Ubuntu 16.04 (derivatif tentunya) yang akan menjadi versi long term support. Tapi saya kurang yakin kalau hardware akan mampu menjalankannya. Lebih-lebih karena bad sector yang parah itu. (Padahal “baru” 3 tahun) Tapi wajar juga kalau sudah bad sector. Soalnya dia sudah mengalami banyak hal berat dalam “hidup”-nya. -_-