Mencoba Elementary OS Freya yang (katanya) ringan

Akhirnya setelah mengunduh selama 1 minggu dengan torrent, ISO Elementary OS Freya siap dicoba. Satu minggu bukan berarti on terus selama itu. Torrent kan bisa dijeda-lanjut kapan saja, selama ada peer. 😀

Saya iseng-iseng saja ingin mencoba satu distro turunan Ubuntu 14.04 ini. Saat melihat cuplikan layar, tampilannya mirip OSX. Dan menurut beberapa review, distro ini ringan (lightweight). Pasti mereka menjajalnya di PC high-end. Kalau di PC saya, mungkin ringan juga sih. Saya coba di Virtualbox pun cuma ngadatnya sedikit. Desktopnya saya kira GNOME 3, tapi ternyata Pantheon namanya.

Klik untuk memperbesar.

Membuat hotspot dengan Wifi dongle di Kubuntu

Wifi hotspot sudah bertebaran di mana-mana. Tapi tidak semuanya bisa kita konek dengan semaunya. Jika punya PC atau laptop yang bisa broadcast, maka kita bisa membuat access point sendiri. Dan kali ini saya mau share cara membuat AP dengan komputer Kubuntu. Versi Kubuntu yang bisa adalah minimal 14.04.

Saya pakai wifi dongle murahan dengan driver Ralink. Info di lsusb:

Bus 001 Device 021: ID 148f:3070 Ralink Technology, Corp. RT2870/RT3070 Wireless Adapter

Jika punya laptop, coba cek dengan perintah:

lspci -k | grep -A 3 -i "network". 1

Lihat Kernel driver in use apakah termasuk dalam perangkat yang didukung di http://linuxwireless.org/en/users/Devices/USB/.

Konfigurasinya

Klik setting pada daftar koneksi di network widget di panel.

Klik Add — Wireless (shared).

Isikan sesuai kebutuhan.

Jangan lupa memberikan password untuk access poin itu.

Dan terakhir, klik Connect agar wifi mulai memancarkan sinyal. Dan kita pun bisa memanfaatkannya untuk ponsel atau perangkat yang lainnya.

Kalau mau update jangan setengah-setengah

Mbongkar-bongkar Hafal Quran untuk publish versi terbaru. Sudah setengah tahun sejak terakhir commit. “Jeroannya” pakai Cordova, saya instal dalam Node.js di Ubuntu. Karena merasa sudah lumayan lama, saya update si Cordova, juga platform Android di project-nya. Saat perintah cordova build android, ada proses unduhan Gradle yang lumayan menyedot kuota internet. Setelah saya tunggu beberapa menit, eh, malah error. Kira-kira seperti ini:

[code language=”bash”]
-compile:
[javac] Compiling 8 source files to /home/bedouin/Projects/android/hafq-playstore/platforms/android/ant-build/classes
[javac] /home/bedouin/Projects/android/hafq-playstore/platforms/android/src/org/apache/cordova/file/LocalFilesystem.java:414: error: cannot find symbol
[javac] if (Build.VERSION.SDK_INT >= Build.VERSION_CODES.LOLLIPOP) {
[javac] ^
[javac] symbol: variable LOLLIPOP
[javac] location: class VERSION_CODES
[javac] /home/bedouin/Projects/android/hafq-playstore/platforms/android/src/org/apache/cordova/file/LocalFilesystem.java:415: error: cannot find symbol
[javac] for (File f : context.getExternalMediaDirs()) {
[javac] ^
[javac] symbol: method getExternalMediaDirs()
[javac] location: variable context of type Context
[javac] 2 errors
BUILD FAILED
/home/bedouin/Apps/android-sdk/tools/ant/build.xml:720: The following error occurred while executing this line:
/home/bedouin/Apps/android-sdk/tools/ant/build.xml:734: Compile failed; see the compiler error output for details.
[/code]

Di situ terlihat ada kata Lolliop, pasti ada hubungannya dengan versi Android 5. Sedangkan di Android SDK saya, versi tools terbaru yang terinstal adalah android-19, atau 4.4.2 Kitkat. Mau saya instal Lolipop tapi kok unduhya lumayan besar. Saya cari cara lain. yaitu downgrade versi platform android Cordova ke 3.6.4. Tapi ternyata masih belum terpecahkan problemnya. Karena sudah berulang-ulang saya bongkar-pasang platform tsb, akhirnya saya unduh saja tools Android SDK 5.1.1-nya. Dan akhirnya problem SOLVED. Karena mungkin versi Cordova 5.0.0 ini memang butuh android-22 sebagai platform untuk building.

Sebuah pelajaran yang bisa saya ingat. Bahwa jangan setengah-setengah kalau update. Atau lebih baik tidak update juga tidak masalah. Kalau setengah-setengah kan hasilnya jadi sedih. Kuota yang sebenarnya bisa sampai satu minggu, habis dalam sehari. 🙁