Kita akan mendapatkan yang kita inginkan

Lagi lagi saya bahas tentang facebook. Sekuat apa pun mencoba lari darinya, seolah ia terus bisa menangkapku.

Oke, itu drama.

Hari ini, eh tanggalnya sudah ganti… Berarti kemarin, tiba tiba saja saya bisa login ke facebook, tanpa recovery akun dengan mengirim KTP ke mereka. Eman eman banget, nanti bisa bisa saya jadi tenar. 🙄

Hah, longest streak bersemedi dari facebook kembali terpatahkan. That’s kinda…

Mungkin itu karena memang saya mencari cari cara untuk bisa login, dan Tuhan menunjukkan dengan cara-Nya.

Facebook lagi, facebook lagi

Hmm, mungkin saking cintanya sama facebook, sampai saya sebut-sebut dia terus. Facebook lagi, facebook lagi… Seperti lagunya Justice Voice.

Seperti yang sudah saya tulis beberapa waktu lalu, saya sudah tidak bisa berfacebook ria di akun utama^1. Rasanya seperti ada yang kurang gitu, tapi di sisi lain, saya punya waktu luang untuk kegiatan lain. Maksudnya browsing situs lain, atau blogging di sini. Lihat saja, sebulan terakhir ini saya sangat rutin menerbitkan posting.

Coba lihat, berapa kali saya sebut facebook di blog ini

Nah, seperti biasa, saya tersesat di jagat maya saat… emm, ngapain tadi ya?! Pokoknya tahu-tahu sampai di sebuah laman yang membahas tentang privasi pengguna facebook. Judul tulisan itu “What should you think about when using facebook?“. Link ada di bawah, bacalah terus sampai habis^2. Pokok bahasannya tentang data yang dikumpulkan oleh facebook dari para “pengguna”. Ya, kata ini saya beri tanda kutip, karena sebenarnya kita bukan pengguna. Kenapa?

Kita bukan pengguna

We are social animals, and we are wired to want to connect, want approval, want to share, and want to organize on the platform where everyone else is, and this, for now, is in Facebook’s advantage. Additionally, it’s hard to say that Facebook is all bad: it does connect people, it has helped organize meetups and events, and it does make the world more interconnected.

But, as Facebook’s users, we and our data are its product. And, as we understand more about how this data is being used, we can still play on Facebook’s playground, by its rules, but be a little smarter about it.

— Vicki Boykis

“Kita adalah makhluk sosial, dan kita terkait karena ingin berhubungan, ingin diterima, ingin berbagi, dan ingin mengorganisir pada platform di mana ada orang lain, dan inilah, untuk saat ini, ada pada manfaat facebook. Selain itu, sulit mengatakan bahwa facebook itu buruk: ia menghubungkan orang-orang, ia membantu mengorganisir pertemuan dan acara, dan ia membuat dunia lebih saling terhubung.

“Tetapi, sebagai pengguna facebook, kita dan data kita adalah produknya. Dan, sebagaimana kita pahami lebih jauh tentang bagaimana data ini digunakan, kita masih bisa bermain di tempat bermain facebook, dengan peraturan-peraturannya, tetapi jadilah lebih cerdas tentang itu.”

Jadi, intinya kita dan termasuk data-data kita itu adalah produk facebook itu sendiri. Coba pikirkan, kita itu tidak membayar mereka. Apakah mereka betul-betul tidak mengharapkan sesuatu dari kita? Ya mungkin paling banter mereka menayangkan iklan untuk pendapatan mereka. Tapi benarkah hanya sejauh itu? Menayangkan iklan yang sebagian penggunanya memilih untuk tidak menampilkannya dengan adblocker?

Coba pikirkan. Bacalah dulu sumber tulisan di atas (link di bawah). Mereka begitu detilnya mengumpulkan data tentang kita. Oke mungkin pembaca tidak terpengaruh sedikit pun dan tidak peduli status-status, foto-foto, video-videonya mau diapakan. Tapi bayangkan, sekian milyar “pengguna” facebook, berpikiran sama seperti anda: tak peduli, tak mau tahu, tak tahu. Bagaimana jika data-data kita itu dijual untuk perusahaan asuransi misalnya? Dan tiba-tiba kita ditawari produk asuransi oleh perusahaan X. Maka jangan kaget.

Dengan tidak bisa berfacebook ria, itu adalah satu langkah bagus untuk lepas darinya sedikit demi sedikit. Langkah selanjutnya mungkin akan lebih susah: uninstall whatsapp dan messenger, serta lepas total dari facebook. Whatsapp yang juga keluarga facebook, masih demikian populernya, dan bahkan tempat kerja saya sekarang menggunakannya untuk koordinasi tim. Messenger masih saya pakai untuk berkirim pesan kepada teman yang masih betah di facebook. Iya, saya pakai password aplikasi messenger sebelum mengganti password utama facebook hingga tidak bisa login lagi. Kemudian jika berlepas total dari facebook, untuk saat ini rasanya belum bisa. Mungkin belum ada alternatif lain yang sepadan untuk beriklan dengan target yang begitu terarah selain facebook. Ya, dengan data dari “pengguna” yang berjumlah milyaran, mereka menjualnya menjadi jasa iklan dengan audiens yang betul-betul tepat, menurut mereka.

***

^1: ya, saya masih punya akun bayangan, tapi tidak saya gunakan untuk interaksi dengan kenalan

^2: https://veekaybee.github.io/facebook-is-collecting-this/

Tetaplah kau begitu, Facebook

Akhirnya upaya saya untuk unplugged dari FB berhasil. Sepertinya demikian. Saya mungkin termasuk yang terlalu nyaman di FB sehingga susah logout. Seperti yang dituliskan oleh pak O. Solihin dalam bukunya, Sosmed addict, dan telah saya ulas di Goodreads,

Sosmed Addict, Kecanduan yang Tak perluSosmed Addict, Kecanduan yang Tak perlu by O. Solihin
My rating: 5 of 5 stars

Buku yang keren. Manual book wajib untuk remaja yang terpaksa terjun ke dunia sosmed karena ingin eksis bersama teman-teman sejawat.
Ya walaupun saya sudah tidak remaja, tak apa dong baca buku “for teen” ini. Hitung-hitung sebagai pengingat bagi saya yang kadang-kadang lupa batasan dunia medsos.
Salut buat pak O Solihin yang terus peduli kepada para remaja. Buku yang recommended banget pokoknya.

View all my reviews


Salah satu babnya berjudul, Sekali login, susah logout. Dalam beberapa hal, memang FB bikin kecanduan. Sekali login, rasanya gak mau logout. Di timeline, ada saja posting-posting yang membuat kita kepo.

Nah, beberapa hari ini, saya tidak bisa login. Rasanya tuh kaya ada manis-manisnya. 😀

Kebetulan, –memang disengaja– saya set pengamanan dua langkah facebook dengan kode autentikator Google yang bisa juga dibuat menggunakan aplikasi facebook di ponsel pintar, atau dikirim via SMS. Nah, karena saya tidak suka aplikasinya, saya lebih memilih SMS. Sekalian biar hape gak sepi, sekali-kali biar ada yang ngirim SMS. 😀 (jones mode on)

Nah, masalahnya, dan untungnya, SMS yang dikirimkan facebook yang seharusnya mengandung kode masuk, malah “kosong blong”. Semoga langgeng. 😀 (Edit: sekarang malah nomor penerima SMS itu sudah hangus, lupa tidak diisi pulsa dan lewat masa tenggang)

Mencegah update status Facebook

gambar tampilan facebook tanpa update status

Saya hampir tidak ingat kalau Chrome di Fedora ini saya beri userscript yang bisa menyembunyikan kolom untuk update status. Tapi kalau share masih bisa sih.

Script-nya bisa didapatkan dari https://greasyfork.org/scripts/19259-facebook-com/code/facebookcom.user.js

// ==UserScript==
// @name        facebook.com
// @namespace   https://www.facebook.com
// @include     https://www.facebook.com/*
// @version     1
// @grant       none
// @author        benipaz
// @description Remove all unnecessary blocks from page.
// ==/UserScript==

function GM_addStyle(css) {
    var head, style;
    head = document.getElementsByTagName('head')[0];
    if (!head) { return; }
    style = document.createElement('style');
    style.type = 'text/css';
    style.innerHTML = css;
    head.appendChild(style);
}

GM_addStyle('#pagelet_ego_pane {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_games_rhc {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_rhc_footer {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_rhc_ticker {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_canvas_nav_content {display:none !important;}');
//GM_addStyle('#pagelet_advertiser_panel {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_composer {display:none !important;}');
GM_addStyle('#timeline_composer_container {display:none !important;}');

Spam Facebook Video Mesum

Akhir-akhir ini di Facebook beredar spam berupa video bertajuk “pria ini mengunjungi teman yang sakit tapi seperti ini”. Saya pernah coba memutar video yang berdurasi 6 detik tersebut. Di akhir video, ada link ke short url yang disebut sebagai versi full video tersebut. Saya ikuti saja link tersebut. Dan sesuai dugaan saya, itu adalah semacam situs phishing. Tampilan website dibuat mirip seperti saat kita hendak login ke aplikasi facebook dengan akun kita. Tapi di website phising tersebut disuguhkan form login facebook. Padahal normalnya kita tinggal menyetujui otorisasi login dengan satu tombol saja, sedangkan sesi login facebook masih dalam keadaan login.

Akibat yang ditimbulkan jika kita login ke form tadi adalah bisa saja pemilik situs mengumpulkan kredensial (username dan password) akun fb kita, dan pastinya iya. Tentunya jika akun kita tidak diproteksi lebih ketat dengan kode autentikator, misalnya, maka si pemilik situs tadi bisa dengan mudah login ke akun kita. Dan akhirnya akun kita bisa menjadi sarang spam video mesum tadi, dengan skrip autocomment atau autolike. Dan saya sudah menjumpai banyak sekali komen-komen itu muncul di status atau kiriman di grup.

Fenomena lain yang terjadi di facebook adalah ajakan bergabung ke grup-grup geje. Dan semua grup yang saya temukan tersebut diambil alih oleh akun-akun yang nama-namanya seperti orang Vietnam. Mungkin ada hubungannya dengan spam video mesum tadi.

Sudahkah anda membayar kepada facebook?

Sebagian dari kita pasti pernah atau sudah menggunakan Facebook. Kita menganggap FB itu gratis. Padahal sebenarnya tidak (sepenuhnya) gratis, lebih-lebih setelah mereka menjadi perusahaan terbuka. Bayangkan, pengguna FB sudah milyaran. Server mereka sudah sedemikian besar dan banyak tentunya. Bagaimana mungkin mereka tetap bertahan atau berkembang jika benar-benar gratis?

“Tapi kan kita tidak membayar serupiah pun?”, mungkin anda bertanya. Jawabannya, ya karena mereka tidak mau rupiah, tetapi dolar. 😀

Facebook yang sekarang, bukan lagi jejaring sosial, melainkan jejaring iklan. 1 Dan kita bukanlah user mereka, tetapi kita adalah produk mereka yang bisa dengan sesuka hati mereka tawarkan kepada pengiklan dalam bentuk angka (jumlah). Kita menjadi obyek sasaran iklan yang mana iklan-iklan tersebut merupakan sumber pendapatan jutaan dolar mereka.

Pos ini tidak bermaksud untuk menghasut pembaca bahwa iklan di FB itu buruk. Jeleknya dari iklan mereka adalah bahwa FB mengumpulkan informasi detail tentang kesukaan atau minat kita. Kemudian data tersebut digunakan untuk memilih iklan yang sesuai dengan pribadi kita. Yang terakhir ini sebenarnya bagus, karena kita hanya melihat iklan yang mungkin masih relevan dengan kita.

Jadi, sudah paham kan bagaimana kita membayar (budi) kepada facebook? Ya, dengan terus aktif di facebook, sering login, dan sering mengeklik iklan mereka.


  1. <https://plus.google.com/+RianYuliantoW/posts/PsvmAKVv84q> 

Surel pemberitahuan Facebook yang dienkripsi

Maaf, pos ini cuma mau nyepam sedikit. Tadi baru lihat ada fitur baru di FB, ada public key segala. Saya kira mungkin bisa login ke sistem mereka dengan SSH. 😀

Ternyata gunanya untuk men-decrypt surel pemberitahuan yang dikirimkan ke alamat surel kita. Yah lumayan lah, dicoba saja, buat kerjaan Enigmail di Thunderbird daripada nganggur.

 

Cara Download / Unduh Video Facebook Tanpa IDM

Anda tidak bisa download video Facebook dengan IDM yang ketahuan bajakan? Atau pakai Linux Ubuntu dan lainnya yang tidak punya IDM? Pakailah Savefrom.net helper sebagai gantinya. Layanan yang satu ini sudah sejak lama ada dan masih eksis sampai sekarang. Gunakanlah selama masih ada.

savefrom net helper

Pada gambar di atas, tampak laman unduhan skrip helper di savefrom.net/user.php. Belum lama ini, addon helper pada Chrome atau Chromium tidak bisa lagi dipasang, karena perubahan kebijakan dari Google.

savefrom net helper alternative

Oleh karena itu, kita pakai helper versi userscript, yang bisa dipasang dengan addon Tampermonkey di Chrome, atau Greasemonkey pada Firefox.

savefrom net userscript tampermonkey

savefrom net helper

Savefrom bisa memproses pranala unduhan dari beberapa situs web, termasuk Facebook. Jadi, kita bisa mengunduh foto atau video dari facebook dengan bantuan skrip dari savefrom.net.

savefrom net helper aktif

Skrip savefrom.net helper yang aktif ditandai dengan nomor kecil warna merah pada sudut kanan bawah ikon Tampermonkey.

facebook video self

Jika sudah aktif, skrip helper akan menampilkan ikon unduhan warna hijau seperti pada gambar di atas, ditunjukkan dengan panah kuning.

facebook video

Klik ikon unduhan tersebut, dan pilih opsi yang tersedia. Maka muncul jendela untuk menyimpan video yang akan diunduh.