Antara khayalan, memori dan deja vu

Perasaan itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Gambaran yang muncul di benakku sangat acak dan menggugah jiwa. Suasana pegunungan, pepohonan, semilir angin yang berhembus, air yang mengalir. Entah apa itu tepatnya. Tetapi rasanya luar biasa. Apakah itu bisa disingkat dengan satu kata: Cinta? Baper? Aku pun masih mengevaluasinya.

P.S. Ini adalah catatan akhir tahun.

Cinta pada kesan pertama

Dari mana datangnya lintah? Dari sawah turun ke kali.
Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati.

Asyik. Bicara soal cinta memang bikin deg-deg-ser. Belakangan ini saya sangat bahagia bisa menemukan cinta. Ada banyak cinta yang hadir bersamaan, sampai saya bingung yang mana yang benar-benar telah mewarnai hatiku. 😀 sok puitis –a.k.a alay– dikit 😀

Berawal dari diskon akhir tahun Packtpub^1 yang serba $5, hingga saya tersasar ke layanan barunya, Mapt, dan karena satu kebutuhan, saya menemukan satu cinta pada pandangan pertama. Ia adalah TypeScript, bersanding dengan Angular 2. (ealah jones 😀 )

Mapt learning

Tak ada lagi yang bisa kuungkapkan.