"It's the possibility of having a dream come true that makes life interesting."

Ya, move on, move on

Ditulis pada tanggal 05/01/2017

author avatar

Dalam:
Ocehan

Kait kata:
EFaktur Linux

Sekali lagi, tolong jangan baper. Penulis bukan anak abege yang lagi galau. Secara umur yang sudah cukup... ehm. Apatah lagi yang bisa saya share kalau bukan soal dunia perkomputeran.

Jadi, ini ceritanya kan saya pakai laptop inventaris perusahaan, saya install dual boot Windows dan Fedora. Karena saya sedang nyaman sekali pakai Fedora, dan sesekali ada kebutuhan membuat faktur pajak menggunakan aplikasi E-Faktur, saya pikir akan tidak efektif jika saya harus restart laptop hanya untuk berpindah Windows untuk membuka aplikasi E-Faktur tersebut.

Daripada itu, lebih baik saya install saja versi Linux dari EFaktur. Seharusnya sudah sejak lama, tapi takutnya databasenya tidak bisa sinkron, saya urungkan niat itu. Lebih-lebih konsultan di KPP menyarankan agar fokus di satu OS, biar gak repot.

Tetapi, sekarang sudah 2017, saya sudah siap repot. :D Dan ternyata database aplikasi bisa disinkronkan, walaupun secara manual. Jadi, sekarang sudah mantap untuk move on dari Windows. Dalam hal ini untuk penggunaan aplikasi E-Faktur saja. Jadi, tidak perlu restart laptop hanya untuk membuat satu faktur pajak.

efaktur linux

File mentah dari tulisan ini bisa ditemukan di sini