Tetaplah kau begitu, Facebook

Akhirnya upaya saya untuk unplugged dari FB berhasil. Sepertinya demikian. Saya mungkin termasuk yang terlalu nyaman di FB sehingga susah logout. Seperti yang dituliskan oleh pak O. Solihin dalam bukunya, Sosmed addict, dan telah saya ulas di Goodreads,

Sosmed Addict, Kecanduan yang Tak perluSosmed Addict, Kecanduan yang Tak perlu by O. Solihin
My rating: 5 of 5 stars

Buku yang keren. Manual book wajib untuk remaja yang terpaksa terjun ke dunia sosmed karena ingin eksis bersama teman-teman sejawat.
Ya walaupun saya sudah tidak remaja, tak apa dong baca buku “for teen” ini. Hitung-hitung sebagai pengingat bagi saya yang kadang-kadang lupa batasan dunia medsos.
Salut buat pak O Solihin yang terus peduli kepada para remaja. Buku yang recommended banget pokoknya.

View all my reviews


Salah satu babnya berjudul, Sekali login, susah logout. Dalam beberapa hal, memang FB bikin kecanduan. Sekali login, rasanya gak mau logout. Di timeline, ada saja posting-posting yang membuat kita kepo.

Nah, beberapa hari ini, saya tidak bisa login. Rasanya tuh kaya ada manis-manisnya. 😀

Kebetulan, –memang disengaja– saya set pengamanan dua langkah facebook dengan kode autentikator Google yang bisa juga dibuat menggunakan aplikasi facebook di ponsel pintar, atau dikirim via SMS. Nah, karena saya tidak suka aplikasinya, saya lebih memilih SMS. Sekalian biar hape gak sepi, sekali-kali biar ada yang ngirim SMS. 😀 (jones mode on)

Nah, masalahnya, dan untungnya, SMS yang dikirimkan facebook yang seharusnya mengandung kode masuk, malah “kosong blong”. Semoga langgeng. 😀 (Edit: sekarang malah nomor penerima SMS itu sudah hangus, lupa tidak diisi pulsa dan lewat masa tenggang)

One Reply to “Tetaplah kau begitu, Facebook”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *