QML, Kotlin, Swift!

Ini lagi ramai tentang kemungkinan Google akan mengadopsi Swift1_2 sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi Android3. Walaupun masih rumor, Swift dipilih karena Open Source, yang mana Google tidak perlu memikirkan soal lisensi. Seperti kasus yang sedang dialami sekarang ini, yaitu Oracle sebagai pemegang lisensi Java meminta royalti dari Google atas penggunaan API Java di Android.

Swift ini berbasis Objective-C, karena diciptakan oleh Apple untuk ekosistem produk mereka: iOS, OSX, dll. Jika rumor tadi benar, artinya aplikasi Android akan butuh NDK4.

Yang menjadi pertanyaan, kenapa Swift ya? Kan sudah ada QML dan Kotlin. Apakah mungkin hanya karena lisensi?

QML adalah declarative UI markup language besutan Qt Foundation yang sekarang dimiliki Digia. Sedangkan Kotlin adalah a statically-typed programming language that runs on the Java Virtual Machine5 yang merupakan ciptaan Jetbrains, perusahaan yang membuat IDE populer seperti PHP Storm.

Sebagai info, QML digunakan oleh Ubuntu untuk platform mobile mereka.

Swift on Fedora

Nyicip Swift dulu ah…

4 Replies to “QML, Kotlin, Swift!”

  1. Nah, kalau pakai QML yang notabene miliknya Qt, gimana soal lisensinya juga. Qt Sendiri kan lisensinya tergolong mahal kalau untuk enterprise. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *