Jomblo itu idealisme

Nah kan? Karena hanya menganggapnya sarkasme, saya tidak mementingkan makna jomblo dan idealisme! Alhasil, gagal paham, tapi terus saja berkoar-koar, kosong tak berbobot.

Nemu tulisan di http://derfafu.blogspot.co.id/2015/09/jomblo-itu-idealisme.html tentang jomblo itu idealisme. Ternyata saya belum memahami arti dari jomblo yang sebenarnya, karena seperti yang disampaikan tulisan tersebut, kata jomblo tidak terdapat dalam KBBI. (Yang ada ‘jomlo’). “Mengerti, tapi tidak memahami.”

Menurut tulisan tersebut, makna jomblo lebih menyempit daripada yang selama ini saya yakini. Menurutnya, jomblo berkaitan dengan pacaran. Jadi, status jomblo terjadi karena tidak pacaran. Sedangkan menurut saya, tidak hanya pacaran, status jomblo bisa terjadi karena belum menikah. Jadi, perbedaannya adalah pacaran dan menikah. Cukup jelas.

Perbedaan itu, jika kita asumsikan bahwa sebagian orang menganut paham pacaran, dan sebagian lainnya menganut paham nikah, maka sudah jelas idealisme yang dianut juga. Berarti sudah jelas di mana idealisme saya. Idealisme yang hampir saja runtuh karena sebuah kebodohan. Tetapi Tuhan masih menyelamatkanku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *