Jangan menyerah untuk mengejar mimpimu

Rehat sejenak dari kegalauan karena cinta 😂😆, kali ini saya akan mengulas film lagi. Barusan nonton premiers Zootopia di Fox Movies. Sebuah film animasi disney lainnya yang berkualitas. Sudah tayang di bioskop di awal tahun 2016 kemarin. Mendapatkan banyak penghargaan dan masuk dalam banyak nominasi.

Zootopia bercerita tentang Judy Hopps, gadis desa yang bercita-cita menjadi polisi di kota besar Zootopia. Dengan perjuangan yang keras, akhirnya Judy bisa meraih cita-citanya tersebut. Tetapi ceritanya tidak hanya sampai di situ. Itu baru awalnya saja.

Utopia

Kota Zootopia, namanya mengandung “utopia”, sebuah istilah untuk menggambarkan satu peradaban civil society (masyarakat madani) yang begitu sempurna, dan hampir tak mungkin ada. Kota ini berpenduduk macam-macam jenis hewan mamalia, baik yang kecil maupun yang besar. Mulai dari tikus sampai gajah, domba sampai singa. Semuanya hidup rukun dan damai tanpa mempermasalahkan siapa pemangsa dan siapa mangsa.

Di awal karir Judy menjadi polisi, ia hanya mendapatkan tugas sebagai juru tilang. Padahal teman-temannya ditugaskan untuk menangani kasus-kasus hewan yang hilang. Ia jadi sedikit frustrasi karena itu bukan tugas yang ia bayangkan sejak kecil. Ia ingin membantu menciptakan dunia yang aman dan damai. Sedikit banyak semangatnya ini dipicu oleh masa kecilnya yang sering dibully.

Suatu hari, ia melihat sesosok rubah yang mencurigakan. Kemudian ia mengawasinya dan mengikutinya masuk ke sebuah toko es loli. Ternyata rubah itu ingin membelikan es Loly untuk anaknya yang ulang tahun, tetapi pemilik Toko, seekor Gajah menolak melayaninya. Melihat ketidakadilan itu, Judy langsung bertindak. Ia memaksa pemilik toko untuk menjual es tersebut kepada rubah dan ia juga membayarkan untuk rubah karena tidak membawa uang.

Selang beberapa waktu, ia melihat anak rubah di pinggir jalan. Saat ingin menghampiri untuk menyapa, si anak Rubah dan rubah itu ternyata sedang mencairkan es Roli jumbo tadi. Kemudian mereka mengangkutnya menuju ke suatu tempat. Judy pun mengikutinya, dan ternyata mereka pergi ke Tundra Town. Di sana mereka mencetak es loli yang cair itu menjadi es popsicle. Setelah itu mereka menjual lagi ke hewan kecil-kecil entah apa itu dan lucunya mereka mengumpulkan sisa-sisa stik es itu untuk dijual ke kontraktor bangunan tikus. Kemudian Judy yang merasa ditipu langsung mencegat rubah itu yang bernama Nick Wilde. Tetapi judi tidak punya bukti yang kuat untuk menangkap Nick. Akhirnya Nick lolos saat itu.

Suatu hari lainnya, ada perampokan di sebuah toko dekat Judy bertugas, dan ia langsung bertindak mengejar perampok itu dan akhirnya tertangkap. Mengetahui hal itu, atasannya marah karena ia dianggap mangkir dari tugas, dan karena kekacauan di kota tetikus saat terjadi kejar-mengejar dengan perampok tadi. Di saat dimarahi atasannya itu, seekor ibu anjing air memaksa masuk untuk bertemu si atasan. Ia ingin memohon bantuan kepolisian untuk mencarikan suaminya yang hilang. Judy yang merasa iba langsung menawarkan diri untuk mencarikannya. Si atasan tampak kesal karena ulah Judy ini. Hampir saja ia akan memecat Judy, tetapi di luar ruangan, seekor domba yang ternyata asisten walikota justru mendukung Judy untuk menangani kasus itu. Maka si atasan tak bisa berbuat apa-apa selain menyetujuinya. Tetapi dengan taruhan, jika dalam 48 jam Judy tidak menyelesaikan tugasnya, ia harus keluar. Dari situlah petualangan Judy yang kemudian minta bantuan Nick dimulai.

Moral

Wah, saya sudah menulis spoiler terlalu panjang. 😀 Selanjutnya silakan tonton sendiri ya.

Film ini menyajikan banyak sekali ide-ide dan pesan moral serta kritik sosial. Mungkin memang ditujukan untuk ditonton anak-anak. Tetapi menurut saya orang dewasa juga boleh menontonnya. Sebagian pesan moralnya bisa mengajari anak-anak tentang nilai-nilai kehidupan dan sebagian lainnya bisa mengingatkan yang dewasa. Mari kita telaah satu-persatu.

1. Kesetaraan / kebhinekaan

Zootopia melambangkan keragaman jenis hewan yang hidup berdampingan dengan damai. Tak ada yang merasa paling berkuasa atas yang lain, walaupun ada golongan pemangsa di sana. Hal ini mengingatkan kita, manusia, tentang dunia kita. Kita terdiri dari berbagai bangsa, suku, ras, warna kulit, bahasa yang berbeda-beda. Dan demi terciptanya perdamaian, kita harus saling menghormati satu sama lain, menjunjung tinggi nilai toleransi. Kita semua sama, tak ada yang berhak mengatakan dirinya lebih mulia daripada yang lain.

2. Raihlah cita-cita / mimpi

Judy, yang hanya seekor gadis kelinci dari desa bercita-cita menjadi polisi. Di film ini digambarkan kepolisian berisi hewan-hewan besar saja. Hanya Judy lah hewan kecil pertama yang diterima. Pandangan masyarakat pun sama, bahwa hewan kecil tak pantas menjadi polisi. Tetapi akhirnya Judy bisa mewujudkan cita-citanya untuk menjadi polisi, walaupun semua orang meremehkan, walaupun itu tampak mustahil. Tetapi ia sangat yakin bisa mencapainya. Dan akhirnya dia bisa membuktikan kepada dunia bahwa ia mampu, walaupun dipandang kecil. Jadi, marilah terus berusaha mengejar impian kita walaupun tampak tidak mungkin kita capai. Yakinlah dengan usaha yang sungguh-sungguh, ia akan bisa dicapai.

3. Saat dipandang hina

Nick Wilde, rubah, dikenal luas oleh masyarakat sebagai pembohong. Walaupun demikian, ia tetap mencoba membuktikan kepada dunia bahwa ia bukan seperti yang dunia anggap. Sampai akhirnya saat pelantikan kepanduan, ia direndahkan oleh teman-temannya, bahwa ia tidak mungkin bisa dipercaya, hanya karena ia adalah seekor rubah.

Pengalaman buruk itu mengubah Nick menjadi dirinya yang sekarang. Walaupun dunia masih menganggapnya pendusta, ia tetap melangkah dengan pasti. Ia selalu berusaha untuk tersenyum.”Jika orang lain menganggapmu tidak akan berubah, buat apa kita berusaha.” Itulah satu keputusasaan yang dipikirkan Nick. Ia sudah tidak peduli atas stereotip masyarakat, dan tidak peduli lagi untuk membuktikan kepada dunia bahwa ia berbeda.

Di kehidupan kita juga ada yang demikian. Sebagian kita menghakimi bahwa golongan anu begini, golongan anu begitu, dsb. Jika kita dianggap demikian, jangan takut. Kita lebih tahu diri kita daripada orang lain. Biarkan mereka menilai sesuka hati mereka. Asalkan kita tidak menilai mereka buruk juga. Mereka itu hanya mengerti, tanpa memahami.

4. Yang kecil juga bisa berkuasa

Mr Big, yang ternyata seekor tikus, diceritakan begitu berkuasa. Anak buahnya beruang-beruang kutub. Ia bisa membekukan siapa saja menjadi es di hadapannya.

***

Saya rasa cukup demikian saja ulasan ini. Sebenarnya masih ingin saya tulis beberapa hal lainnya, seperti misalnya kritik sosial pelayanan birokrasi yang sangat lambat, yang digambarkan dengan para kukang. Tapi sepertinya tulisan ini sudah terlalu panjang. Selebihnya silakan baca tulisan pada link di bawah ini.

http://www.pluggedin.com/movie-reviews/zootopia/
http://www.imdb.com/title/tt2948356/awards

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *