"If you've never eaten while crying you don t know what life tastes like."

Bahasa Jerman

author avatar

Agaknya sekarang saya tahu kenapa saya masih saja cinta dengan bahasa Jerman (Deutsch). Barusan (tidak sengaja) lihat nilai ujian di fotokopian ijasah SMA, ternyata nilai terbesar saya adalah bahasa Jerman. :D Luar biasa!

Jadi, di dalam alam bawah sadar, nilai tersebut menjadi semacam pemacu dan pemicu semangat untuk terus mempelajarinya. Walaupun alam atas sadar tidak mempedulikannya, dan mengabaikannya sampai-sampai melupakannya, tetapi cinta itu masih berbekas jauh di dalam lubuk hati yang dalam.

Jadi, memang sama sekali bukan karena bahasa Perancis yang tiba-tiba menginvasi. Bukan karenanya aku terpacu untuk bersaing mempelajari bahasa Jerman. Karena dia tidak ingin kujadikan saingan. Sebenarnya. 🙊

Ditulis pada 11/01/2017

File mentah dari tulisan ini bisa ditemukan di sini