Fedora KDE 24 sneak peek

Sudah saya kabarkan pada pos sebelumnya, bahwa Fedora baru saja merilis versi terbarunya. Saya sendiri belum meng-upgrade saat tulisan ini terbit. Karena nunggu “kuota malam” dulu untuk download paket upgrade yang mencapai 2,4 GB.

Sementara itu, saya sudah mengunduh ISO Fedora spin KDE 24, dan sudah dicoba pada VirtualBox. Berikut ini cuplikannya.

Splash screen plasma
Animasi splash screen plasma berganti background, dengan animasi yang lebih sederhana.

Spectacle screenshot
Aplikasi penangkap gambar layar KSnapShot digantikan oleh Spectacle. Saya juga baru pertama kali mencobanya.
Fitur ekspor Spectacle
Ternyata Spectacle punya fitur share/export seperti pada GWenview.

Versi KDE framework
Menggunakan KDE Framework versi 5.22 dan Qt library 5.6.

Browser Qupzilla
Selain Firefox, disertakan pula browser natif KDE, yaitu QupZilla yang menggunakan library QWebEngine dari Qt Framework. Aplikasi yang satu ini menggantikan Konqueror yang tidak tampak pada versi Fedora ini. Wah, KDE semakin menarik.

Upgrade Fedora 24 Spin KDE

Empat hari lalu, Fedora 24 telah dirilis! Kini saatnya mencoba upgrade ke versi 24 dengan dnf.

upgrade fedora kde via konsole

Yang perlu diperhatikan adalah kita perlu menonaktifkan repo RPMFusion terlebih dahulu. Kemudian perintah dnf system-upgrade perlu ditambah parameter --allowerasing agar aplikasi-aplikasi yang diinstall secara manual boleh dihapus saat proses upgrade.

Perintah secara keseluruhan:

sudo dnf install dnf-plugin-system-upgrade
sudo dnf config-manager --set-disabled rpmfusion-free
sudo dnf config-manager --set-disabled rpmfusion-nonfree
sudo dnf config-manager --set-disabled rpmfusion-free-updates
sudo dnf config-manager --set-disabled rpmfusion-nonfree-updates
sudo dnf system-upgrade download --releasever=24 --allowerasing

3J: Jawa Jepang Jerman

Saya orang Jawa, pernah belajar bahasa Jerman, dan ingin pergi ke Jepang. Cukup 3 ini yang ingin saya fokuskan. Soalnya keren, huruf J-nya pas 3. Dan tahu tidak? Tulisan ini ditulis dalam bahasa Indonesia.

Mencegah update status Facebook

gambar tampilan facebook tanpa update status

Saya hampir tidak ingat kalau Chrome di Fedora ini saya beri userscript yang bisa menyembunyikan kolom untuk update status. Tapi kalau share masih bisa sih.

Script-nya bisa didapatkan dari https://greasyfork.org/scripts/19259-facebook-com/code/facebookcom.user.js

// ==UserScript==
// @name        facebook.com
// @namespace   https://www.facebook.com
// @include     https://www.facebook.com/*
// @version     1
// @grant       none
// @author        benipaz
// @description Remove all unnecessary blocks from page.
// ==/UserScript==

function GM_addStyle(css) {
    var head, style;
    head = document.getElementsByTagName('head')[0];
    if (!head) { return; }
    style = document.createElement('style');
    style.type = 'text/css';
    style.innerHTML = css;
    head.appendChild(style);
}

GM_addStyle('#pagelet_ego_pane {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_games_rhc {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_rhc_footer {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_rhc_ticker {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_canvas_nav_content {display:none !important;}');
//GM_addStyle('#pagelet_advertiser_panel {display:none !important;}');
GM_addStyle('#pagelet_composer {display:none !important;}');
GM_addStyle('#timeline_composer_container {display:none !important;}');

Cantata memang keren

Di malam pertama Ramadhan ini, saya belum tidur. Lagi senang saja dengan aplikasi MPD client Cantata yang sangat memudahkan streaming konten audio dari penyedia layanan streaming dan online/podcast. MPD-nya saya install di Raspberry Pi yang always on tanpa harus takut tagihan listrik membengkak.

Tampilan Cantata

Photorec is awesome!

Ceritanya teman saya punya kamera DSLR. Saya mau meng-copy foto-foto dan video-videonya yang ukurannya besar-besar. Bahkan ada video yang berukuran 1 GB.

Untuk meng-copy dari SD card, saya harus menggunakan card reader (yang murah saja). Dan kebetulan saya pakai Windows saat mau meng-copy tersebut. Dua faktor itulah yang menyebabkan disaster. (Mungkin) Karena card reader yang murah dan diakses di windows, dan ukuran data yang besar-besar, dan kecepatan transfer data yang kurang cepat, saat saya klik kanan folder yang memuat data-datanya, explorer sempat hang dan ternyata file-file di dalamnya sudah tidak berbentuk lagi, terutama file video. Yang sebelumnya ada belasan hingga dua puluhan video, hanya tersisa dua video utuh. Sisanya adalah file corrupt dengan nama karakter acak yang berukuran 2,5 GB yang tidak bisa dihapus. Jika sudah begitu, cara satu-satunya adalah mem-format SD card tersebut. Tetapi sebelum itu, file foto dan video yang berharga harus diselamatkan dulu dong. Googling sana sini, tidak ada cara yang lebih manjur daripada menggunakan Photorec atau Testdisk. Ya sudah, saya coba dengan sedikit khawatir data tidak kembali dengan utuh. Karena pernah me-recovery data menggunakan software gratis (di windows), yang memakan waktu berjam-jam, tetap saja file-file tidak kembali dengan sempurna. Ya mungkin karena drive sudah ditulisi data lagi sih. Nah, mumpung SD card teman saya ini belum dipakai lagi, dan saya harus bertanggung jawab, langsung saja saya recover. Untuk SD card 32 GB, butuh waktu kurang lebih 4 jam! TETAPI sungguh hasilnya SANGAT memuaskan. bahkan video yang sudah tidak saya lihat keberadaanya bisa direcover dengan sempurna. Bisa dilihat buktinya dari gambar-gambar berikut.

photorec in action

photorec finished recovering

hasil recover photorec

Install Laravel 5 di Server Nginx

Laravel adalah framework PHP yang sedang populer. Diprakarsai oleh Taylor Otwell, Laravel merupakan sebuah framework yang “ekspresif”. Laravel mengandalkan Composer sebagai manajer dependensi. Ia juga dipersenjatai dengan Artisan command line interface yang sangat membantu para “tukang” website. Perintah Artisan membutuhkan versi PHP minimal 5.5 untuk Laravel versi terbaru saat ini.

Dalam tulisan ini saya menjelaskan cara men-setup Laravel pada server yang menggunakan Nginx (biasa disingkat LEMP). Di samping semua kebutuhan PHP (FPM), MySQL, dan Nginx, kita perlu mengaktifkan modul PHP Mcrypt jika server belum mengaktifkannya. Continue reading “Install Laravel 5 di Server Nginx”